OM SWASTYASTU
Pemerintah Desa Pesedahan melaksanakan Kegiatan Pelatihan Manajemen UMKM Tahun Anggaran 2025 yang melibatkan para pelaku usaha mikro di wilayah desa. Pelatihan ini digelar sebagai upaya nyata untuk memperkuat kemampuan pengusaha lokal dalam mengelola usahanya secara lebih terarah, efektif, dan berkelanjutan. Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Desa Pesedahan dengan peserta yang berasal dari berbagai sektor usaha.
Pelatihan ini menghadirkan narasumber dari Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopperindag) Kabupaten Karangasem yang memberikan pemahaman mendalam mengenai manajemen usaha modern. Para peserta dibekali berbagai materi penting terkait strategi pengelolaan UMKM, termasuk perencanaan bisnis, pengelolaan keuangan, peningkatan kualitas produk, dan pemasaran berbasis digital yang kini menjadi kebutuhan utama dalam pengembangan usaha.
Dalam penyampaian materi, narasumber menekankan bahwa pelaku UMKM harus mampu beradaptasi dengan perubahan zaman, terutama dalam memanfaatkan teknologi sebagai bagian dari strategi promosi dan penjualan. Dengan kemampuan manajemen yang lebih baik, UMKM diharapkan dapat bertahan menghadapi persaingan dan berkontribusi lebih besar pada perekonomian desa.
Kegiatan ini juga menjadi wadah diskusi antara pengusaha UMKM dengan pemerintah desa. Para peserta diberikan kesempatan menyampaikan kendala yang selama ini mereka hadapi, baik dalam produksi, pemasaran, maupun akses permodalan. Diskusi ini menjadi langkah penting untuk merumuskan solusi bersama yang lebih tepat sasaran.
Selain itu, pelatihan manajemen UMKM ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat kolaborasi antar pelaku usaha. Melalui pelatihan ini, setiap pengusaha dapat bertukar pengalaman, membangun jejaring, serta membuka peluang kerja sama untuk memajukan produk lokal Desa Pesedahan agar dikenal lebih luas.
Pemerintah Desa Pesedahan menegaskan bahwa peningkatan kapasitas pelaku UMKM merupakan agenda penting dalam pembangunan ekonomi desa. Dengan memberikan pelatihan secara berkelanjutan, pemerintah desa berharap agar UMKM semakin mampu mengelola usaha secara profesional, sehingga mampu berkembang dan menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat.
Kegiatan pelatihan berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme. Peserta mengikuti rangkaian materi dengan aktif, baik dalam sesi pemaparan maupun saat praktik studi kasus yang diberikan oleh narasumber. Suasana pelatihan yang interaktif membuat para peserta semakin memahami pentingnya manajemen yang baik bagi keberlangsungan usaha.
Dengan terselenggaranya pelatihan ini, pemerintah desa berharap seluruh peserta dapat menerapkan ilmu yang didapat dalam operasional usaha masing-masing. Kegiatan ini diharapkan menjadi pijakan awal untuk memperkuat sektor UMKM di Desa Pesedahan, sehingga mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa yang lebih mandiri dan berdaya saing.
OM SANTI SANTI SANTI OM